Duyung yang ini adalah sejenis ikan atau tepatnya mamalia laut yang bernama latin Dugong dugon. Dan bukan seorang putri cantik berambut panjang dengan kaki yang dapat berubah menjadi ekor ikan setiap kali kena air, yang kita kenal dalam dongeng Putri Duyung.
Dugong, seperti mamalia laut lainnya, meskipun hidup di dalam air tetapi ikan duyung atau dugong ini bernafas dengan paru-paru dan menyusui anaknya. Sayangnya, binatang inipun makin hari makin langka.
Dugong termasuk dalam mamalia air. Orang sering menyebutnya ‘sapi laut’. Dia tinggal di perairan dangkal dan hangat. Berat dugong bisa mencapai 400 Kg dengan panjang 3 m.Dugong hanya bisa menyelam beberapa menit di dalam air, setelah itu ia harus kembali kepermukaan untuk mengambil oksigen. Pandangan dugong sangat buruk namun pendengarannya sangat tajam. Karena itu, untuk mencari makanan, ia mengandalkan bagian-bagian sensitive yang ada disekitar moncongnya.
Ikan duyung dalam bahasa Inggris dikenal sebagai dugong atau sea cow. Dalam bahasa ilmiah (latin) mamalia yang hidup di air ini disebut sebagai Dugong dugon. Binatang yang bisa ditemui hampir di seluruh pesisir Indonesia ini termasuk binatang yang dilindungi berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999.

Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking